
Ciamis Di tengah hamparan sawah Desa Girimukti, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Kamis (02/07/2026), terasa semangat gotong royong yang tak pernah padam. Hari itu, perhatian tertuju pada upaya penguatan ketahanan pangan, sebuah pilar penting bagi kesejahteraan masyarakat. Babinsa Desa Girimukti, Koptu Aun, bersama elemen terkait, hadir di tengah para petani, menyaksikan langsung kesiapan dan potensi yang dimiliki.
Koptu Aun, dengan mata yang penuh kepedulian, tak sekadar mengamati. Ia berdialog langsung dengan para petani, memahami denyut nadi pertanian di wilayah binaannya. Kehadirannya adalah wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat, memastikan roda perekonomian, khususnya sektor pangan, terus berputar.
“Kami hadir untuk memastikan semua berjalan lancar dan para petani merasa terbantu. Ketahanan pangan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga kita semua, ” ujar Koptu Aun, mencerminkan dedikasinya yang tulus.
Dalam dialognya dengan salah satu petani, Bapak Riswan, Koptu Aun mendapat gambaran langsung mengenai tantangan dan harapan yang dihadapi di lapangan. Interaksi ini menjadi jembatan penting untuk menyalurkan aspirasi dan mencari solusi terbaik.
Momentum monitoring ketahanan pangan ini juga menjadi ajang penguatan koordinasi. Danramil 1312/Cisaga, Kapten Inf Agus Kristiatmojo, turut hadir memberikan arahan dan memastikan sinergi antar satuan berjalan efektif. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi berbagai dinamika yang mungkin timbul.
“Kerja sama yang solid antara Babinsa, masyarakat, dan pimpinan di tingkat kecamatan adalah kunci keberhasilan program ketahanan pangan ini, ” tegas Kapten Inf Agus Kristiatmojo, menggarisbawahi pentingnya kebersamaan.
Tak hanya di tingkat kecamatan, perhatian terhadap ketahanan pangan di Ciamis juga mendapatkan dukungan penuh dari pimpinan di tingkat kabupaten. Komandan Kodim 0613/Ciamis, Letkol Inf. Antonius Ari Widiono, S.Sos., M.Hum., secara berkala memantau progres dan memberikan motivasi kepada seluruh jajaran yang terlibat. Baginya, setiap upaya kecil di tingkat desa berkontribusi pada kekuatan pangan di wilayah yang lebih luas.
“Keterlibatan aktif dari semua pihak, mulai dari Babinsa hingga jajaran komando atas, menunjukkan komitmen kita yang kuat terhadap kedaulatan pangan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk bangsa, ” ungkap Letkol Inf. Antonius Ari Widiono, S.Sos., M.Hum., dengan penuh keyakinan.
Semangat penguatan ketahanan pangan ini merambat hingga ke tingkat komando yang lebih tinggi. Komandan Korem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., mengapresiasi setiap langkah strategis yang diambil di lapangan. Ia melihat potensi besar dari sektor pertanian di Jawa Barat, termasuk di Kabupaten Ciamis.
“Program ketahanan pangan ini adalah garda terdepan dalam menjaga stabilitas nasional. Keberhasilan di Ciamis akan menjadi contoh positif bagi daerah lain, ” ujar Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., menyemangati para pelaku di lapangan.
Puncak apresiasi datang dari Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM., yang senantiasa memantau perkembangan program-program strategis di wilayahnya. Beliau menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi kesejahteraan prajurit dan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah petani adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Saya bangga melihat semangat Babinsa dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan. Ini adalah cerminan dari kekuatan bangsa kita. Teruslah berinovasi dan bekerja keras demi kedaulatan pangan Indonesia, ” pungkas Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM., memberikan dorongan semangat yang luar biasa.(PERS)

Updates.